PERUBAHAN SEKS SEKUNDER WANITA

Pertumbuhan Fisik

Pada saat usia remaja, pertumbuhan pisik seseorang akan mengalami perubahan atau pertumbuhan yang paling pesat. Selain perubahan Fisik luar atau segi ukuran semakin tinggi dan semakin besar, tetapi juga mengalami perubahan fisik organ tubuh lainnya, baik secara bentuk maupun secara fungsional, terutama organ tubuh seksual, dimana pertumbuhan atau perubahan ini sering disebut dengan istilah “pubertas”. Bagi perempuan, pertumbuhan ini ditandai dengan datangnya menstruasi, dan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah.

Pertumbuhan diartikan dengan proses perubahan fisiologis yang bersifat progresif dan kontinyu (berkelanjutan) dan berlangsung dalam periode tertentu. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan pada aspek-aspek fisik baik internal maupun eksternal. Perubahan internal ini meliputi perubahan semakin besarnya alat pencernaan makanan, jantung, paru-paru dan juga sistem kelenjar kelamin berubah ke arah yang lebih sempurna. Dan untuk perubahan eksternal adalah meliputi perubahan fisik bagian luar yang dapat dilihat langsung, seperti tinggi badan yang bertambah, lingkar tubuh yang semakin besar, perbandingan ukuran panjang dan lebar tubuh, ukuran besarnya organ seks, dan munculnya atau tumbuhnya tanda-tanda kelamin sekunder.

Perubahan Internal

Yang dimaksud dengan perubahan internal adalah perubahan organ-organ tubuh yang tidak tampak dilihat oleh mata dari luar. Seperti:

  1. Sistem Pencernaan
  2. Sistem Peredaran Darah Jantung
  3. Sistem Pernafasan
  4. Sistem Endoktrin

Pada saat masa awal remaja, terjadi meningkatnya kegiatan kelenjar kelamin yang sehingga menyebabkan ketidakseimbangan sistem kelamin. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi, meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa.

Jaringan Tubuh

Pertumbuhan atau perkembangan kerangka manusia biasanya akan berhenti pada umur 17-18 tahun. Jaringan kerangka atau tulang dan juga otot akan berkembang sampai ukuran yang maksimum dan matang.

 

Perubahan Eksternal

Perubahan fisik tubuh seorang anak remaja baik laki-laki maupun wanita yang mengalami datangnya masa pubertas ini sangat pesat. Perubahan eksternal yang dimaksud adalah perubahan yang dapat dilihat secara nyata atau fisik bagian luar.

  • Organ Seks/Ciri Seks Primer

Perubahan organ seks akan mengalami kematangan pada saat akhir masa remaja, akan tetapi fungsi dari organ tersebut baru mengalami kematangan pada saat mencapai usia dewasa.

  • Ciri-ciri Seks Sekunder pada Perempuan
  1. Pinggul

Perubahan semakin besar tulang pinggul dan berkembangnya lemak dibawah kulit akan mengakibatkan ukuran pinggul membesar dan membulat.

  1. Payudara

Perubahan payudara atau buah dada yang tampak semakin besar dan semakin bulat, dan juga berkembangnya puting payudara semakin menonjol, dan kelenjar susus juga semakin berkembang.

  1. Rambut

Perubahan yang lebih menonjol lagi adalah tumbuhnya rambut di kemaluan, ketiak, lengan dan kaki, dan kulit wajah. Tumbuhnya rambut ini mula-mula lurus dan terang warnanya, kemudian menjadi lebih subur , lebih kasar, dan lebih gelap dan agak keriting pada kemaluan, ketiak, lengan dan kaki, akan tetapi pada kulit wajah akan tetap halus.

  1. Kulit

Kulit juga mengalami perubahan dimana kulit menjadi lebih kasar, lebih tebal, agak pucat dan lubang pori-pori bertambah besar.

  1. Kelenjar 

Perubahan kelenjar paling tampak adalah pada kelenjar lemak dan kelenjar keringat yang akan menjadi lebih aktif. Sumbatan kelenjar lemak pada kulit dapat menyebabkan jerawat. Kelenjar keringat di ketiak mengeluarkan banyak keringat dan baunya menusuk sebelum dan selama masa haid pada wanita.

  1. Otot

Perubahan otot juga terjadi, dimana otot berubah semakin besar dan semakin kuat terutama pada pertengahan dan menjelang akhir masa puber, sehingga memberikan bentuk pada bahu kelihatan lebih lebar dan kokok, otot lengan dan otot tungkai kaki juga mengalami perubahan.

  1. Suara

Suara juga mengalami perubahan, suara yang dulunya merdu dan nyaring akan berubah menjadi suara yang lebih berat dan serak, perubahan suara ini paling nyata biasanya terjadi pada laki-laki.

Tanda-tanda perubahan seksual sekunder pada wanita adalah perubahan-perubahan sebagai berikut.

  1. Pertumbuhan tulang-tulang (badan menjadi tinggi, anggot-anggota badanmenjadi panjang).
  2. Pertumbuhan payudara
  3. Tumbuh bulu yang halus dan lurus berwarna gelap di kemaluan.
  4. Mencapai pertumbuhan ketinggian badan yang maksimal setiap tahunnya.
  5. Bulu kemaluan menjadi kriting.
  6. Haid atau menstruasi
  7. Tumbuh bulu-bulu ketiak.

Pertumbuhan seorang anak dari usia anak-anak ke usia remaja, akan menunjukkan perbedaan yang sangat tampak dengan usia sebelumnya, hal ini adalah sesbagai akibat bekerjanya hormon-hormon dalam tubuh. Pada saat usia remaja inilah kita bisa langsung secara nyata membedakan pria dan wanita, misalnya untuk laki-laki dapat dilihat dari kumis suaranya yang berat, jakunnya, otot-ototnya yang kuat dan lain-lain (pada pria). Sedangkan pada wanita dapat dilihat dari panggulnya yang besar, payudara yang semakin membesar, suaranya yang lembut. Tanda-tanda fisik atau badaniah yang membedakan pria dan wanita inilah yang disebut tanda-tanda seksual sekunder.

 

Comments (No)

Leave a Reply